PENGUNGKAPAN ASET TETAP PSAK 216: STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN SEKTOR TRANSPORTASI TAHUN 2024

  • Prita Karina Diandra Pradita University
  • Febryanti Simon Universitas Pradita
Keywords: PSAK 216, Fixed Assets, Transportation Sector, Plant and Equipment, Disclosure Index, Financial Reporting

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengungkapan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 216 tentang aset tetap pada perusahaan sektor transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2024. Populasi penelitian ini seluruh perusahaan sektor transportasi, teknik purposive sampling yang digunakan untuk memilih 20 perusahaan sebagai sampel penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan menggunakan indeks pengungkapan, dimana setiap item pengungkapan dinilai menggunakan metode skoring dikotomis (1 untuk diungkapkan dan 0 untuk tidak diungkapkan). Data diperoleh dari laporan tahunan perusahaan, khususnya pada Catatan Atas Laporan Keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat pengungkapan mencapai 79,4%, mengindikasikan tingkat kepatuhan yang relatif memadai terhadap ketentuan PSAK 216. Perusahaan menunjukkan tingkat kepatuhan yang tinggi pada aspek pengakuan, pengukuran awal, metode penyusutan, dan penghentian pengakuan aset tetap. Beberapa item pengungkapan masih belum diungkapkan secara optimal, khususnya yang berkaitan dengan revaluasi aset, kompensasi atas kerugian penurunan nilai, serta pengungkapan pembatasan hak kepemilikan atau aset yang dijaminkan sebagai jaminan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun sebagian besar perusahaan telah memenuhi persyaratan formal PSAK 216, kualitas pengungkapan secara keseluruhan masih belum optimal. Hasil penelitian menunjukkan perlunya peningkatan transparansi dan kelengkapan pelaporan keuangan guna meningkatkan kegunaan informasi bagi para pemangku kepentingan serta mendukung proses pengambilan keputusan yang lebih baik.

References

Armstrong, C. S., Guay, W. R., & Weber, J. P. (2010). The role of information and financial reporting in corporate governance and debt contracting. Journal of Accounting and Economics, 50(2–3), 179–234. https://doi.org/10.1016/j.jacceco.2010.10.001
Azura, N., Ananda, G., Ndolu, F. Y., & Fatia, N. E. (2026). Analisis Penerapan PSAK 72 dan PSAK 16 Berbasis Teori Akuntansi terhadap Kualitas Pelaporan Keuangan Perusahaan Publik di Indonesia ( Studi Kasus PT Telkom Indonesia ( Persero ) Tbk ). 4(4), 11722–11728.
Christensen, H. B., Lee, E., Walker, M., & Zeng, C. (2015). Incentives or Standards: What Determines Accounting Quality Changes around IFRS Adoption? European Accounting Review, 24(1), 31–61. https://doi.org/10.1080/09638180.2015.1009144
Connelly, B. L., Certo, S. T., Ireland, R. D., & Reutzel, C. R. (2011). Signaling theory: A review and assessment. Journal of Management, 37(1), 39–67. https://doi.org/10.1177/0149206310388419
Effenberg, B., Siburian, A. M., & Widoretno, A. A. (2025). Analisis Implementasi PSAK 216 pada Rumah Sakit Swasta (Studi Kasus pada Rumah Sakit XYZ Surabaya). https://doi.org/10.59725/ema.v31i2.325
IAI. (2021). Pengesahan amendemen psak 16: aset tetap tentang hasil sebelum penggunaan yang diintensikan. Ikatan Akuntan Indonesia. (2015). Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan. Ikatan Akuntan Indonesia. (2025). Standar Akuntansi Keuangan.
Inge Tasya Lonita, J. A. A. I. (2022). Keuangan (PSAK) nomor 16 tentang aset tetap pada PT Perkebunan Nusantara I (Persero) Langsa (Vol. 3, Issue 6). https://doi.org/10.33059/jmas.v3i6.6642
Juwairiazizah Rasta, Tia Deja Pohan, & Nurbaiti Nurbaiti. (2023). Analisis SWOT Dalam Strategi Pemasaran Pada Mcdonald’s. Jurnal Rimba : Riset Ilmu Manajemen Bisnis Dan Akuntansi, 2(1), 32–36. https://doi.org/10.61132/rimba.v2i1.524
Lahya, N. H., Wilatikta, A. D., & Hapsari, K. T. (2025). Analisis Penurunan Nilai Aset Tetap Terhadap Kinerja Perusahaan. Journal of Trends Economics and Accounting Research, 6(1), 42–47. https://doi.org/10.47065/jtear.v6i1.1996
Makaluas, J. L., & Afandi, D. (2016). Analysis reporting and disclosure of fixed assets at pt kemilau nur sian. Analisis Pelaporan Dan… 364 Jurnal EMBA, 4(1), 364–374.
Mahira Alfiani, & Tjandra Wasesa. (2024). Analisis Penerapan Metode Perhitungan Penyusutan Aset Tetap Berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan dan Pengaruhnya terhadap Penyajian Laporan Keuangan pada PT. X di Surabaya. 46–57.
Manurung, D. U., Samosir, H. E. S., & Ringo, M. J. S. (2025). Analisis Penerapan Akuntansi Aset Tetap Terhadap PSAK No.216 Pada PT. PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan Medan Timur. Jurnal Minfo Polgan, 14(2), 2054–2058. https://doi.org/10.33395/jmp.v14i2.15342
Muqshitah, A., Bagas, M., Billy, A., Putri, R. A., Anwar, A. C., & Merdekawati, E. (2025). Evaluasi pengungkapan aset tetap pada tahun pertama psak 216 : studi pada perusahaan transportasi dan logistik terdaftar di bei. 16(2), 144–153.
Roby Renaldo, Irawan Irawan, & Arif Makhsun. (2024). Analisis Perlakuan Akuntansi Aset Tetap Berdasarkan PSAK 216 di Yayasan RMS. Kajian Ekonomi Dan Akuntansi Terapan, 1(3), 240–251. https://doi.org/10.61132/keat.v1i3.413
Sitorus, A. Z., Manao, M. C., Nayma, S., Aditya, R. D., Khofifah, & Nur Aliah. (2024). Analysis of the Application of PSAK No. 16 in the Accounting Treatment of Fixed Assets in Companies in Indonesia: Literature Study. Journal of Indonesian Management, 4(4), 1–7. https://doi.org/10.53697/jim.v4i4.2048
Syah Sri, Merdekawaty Etha, & Yunianto Rian. (2023). Analisis perlakuan akuntansi aset tetap berdasarkan psak 16 pada pt bumi karsa di makassar.
Umiah, R., & Rahmazaniati, L. (2023). Analysis of the Application of PSAK No.16 to Fixed Asset Accounting at PT. PLN Nusantara Power. Jurnal Ilmiah Akuntansi Kesatuan, 11(3), 539–550. https://doi.org/10.37641/jiakes.v11i3.2327
Published
2026-06-30
How to Cite
Diandra, P. K., & Simon, F. (2026). PENGUNGKAPAN ASET TETAP PSAK 216: STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN SEKTOR TRANSPORTASI TAHUN 2024. Jurnal Riset Akuntansi Aksioma, 25(1), 53-61. https://doi.org/10.29303/aksioma.v25i1.589